Feeds:
Tulisan
Komentar

Arsip untuk Maret, 2008

Catatan perjalanan Agustinus Wibowo melintasi lima negara Asia Tengah
Berkelana ke Negeri-negeri Stan (7)
I. Tajikistan – Negeri Seberang Sungai
Menuju Khorog

Saya teringat gurauan orang Afghan tentang tiga barang yang paling murah di Tajikistan – meva, piva, dan beva. Buah, bir, dan janda. Yang dimaksud dengan ‘janda’ adalah gadis-gadis Tajik yang bebas pergaulannya.
Selain cantik, perempuan Tajikistan juga tangguh [...]

Untuk mentranslate bahasa

Catatan perjalanan Agustinus Wibowo melintasi lima negara Asia Tengah
Berkelana ke Negeri-negeri Stan (6)
I. Tajikistan – Negeri Seberang Sungai
Menembus Gunung-gunung
Di antara tempat yang paling terpukul di Tajikistan setelah perang saudara ketika negeri mungil ini baru berdiri, adalah provinsi GBAO, singkatan Gorny Badakhshan Avtomnaya Oblast, Provinsi Otonomi Pegunungan Badakhshan. Dalam bahasa Tajik disebut Viloyati Mukhtori Kuhistoni Badakhshan. [...]

Untuk mentranslate bahasa

Istaravshan, Masa Lalu dan Masa Kini
Istaravshan baru saja merayakan hari jadinya ke 2500. Wow, usia kota ini sudah dua setengah milenium. Seperti layaknya kota-kota di Asia Tengah, Istaravshan juga berlomba-lomba merayakan angka jadinya yang ribuan tahun, seakan angka milenia itu menjadi tolok ukur tingginya peradaban.

Untuk mentranslate bahasa

Catatan perjalanan Agustinus Wibowo melintasi lima negara Asia Tengah
Berkelana ke Negeri-negeri Stan (4)
I. Tajikistan – Negara Seberang Sungai
Selasa, 11 Maret 2008 | 08:18 WIB
Sejarah Ribuan Tahun
Di antara semua negara Asia Tengah, bisa dibilang Tajikistan adalah negara yang paling artifisial pembentukannya. Negara ini dipisahkan dari Uzbekistan tahun 1929. Tajikistan dilahirkan dan didefinisikan. Sulit memisahkan antara orang [...]

Untuk mentranslate bahasa

Catatan perjalanan Agustinus Wibowo melintasi lima negara Asia Tengah
Berkelana ke Negeri-negeri Stan (3)
I. Tajikistan – Negara Seberang Sungai
Senin, 10 Maret 2008 | 07:44 WIB
Dushanbe, di Bawah Kemilau Somoni
Dushanbe, dalam bahasa Tajik berarti hari Senin. Dinamai demikian karena dulunya di kota ini, yang seratus tahun lalu masih berupa desa mungil, ada pasar mingguan setiap hari Senin. [...]

Untuk mentranslate bahasa

Catatan perjalanan Agustinus Wibowo melintasi lima negara Asia Tengah
Berkelana ke Negeri-negeri Stan (2)
I. Tajikistan – Negara Seberang Sungai
Jumat, 7 Maret 2008 | 07:47 WIB
Selamat Datang di Tajikistan
Kota terakhir Afghanistan adalah Shir Khan Bandar, di tepian sungai lebar bernama Amu Darya. Sungai ini ditetapkan sebagai batas antara Afghanistan dengan Kekaisaran Rusia pada akhir abad ke-19. Sekarang [...]

Untuk mentranslate bahasa

Catatan perjalanan Agustinus Wibowo melintasi lima negara Asia Tengah
Berkelana ke Negeri-negeri Stan (1)
I. Tajikistan – Negara Seberang Sungai
Visa Oh Visa
Kamis, 6 Maret 2008 | 06:51 WIB
Empat bulan sudah saya mengarungi Afghanistan, hidup dalam kegelapgulitaan negeri yang masih babak belur dihajar perang berkepanjangan, melintasi gunung-gunung pasir dan padang berdebu, mencicip teh hangat di pagi hari bersama [...]

Untuk mentranslate bahasa

 
“HIDUP ini adalah sebuah perjalanan. Kita tidak tahu kapan perjalanan hidup kita akan selesai. Begitu pula saya tidak tahu kapan petualangan saya ini akan berakhir. Yang saya tahu, saya masih ingin terus melanjutkan petualangan saya. Masih ada banyak tempat yang ingin saya kunjungi,” ujar Agustinus Wibowo dalam sebuah perbincangan.

Untuk mentranslate bahasa