Catatan Perjalanan Seorang Backpacker
Titik Nol (60): High Camp
Nepal
Jumat, 24 Oktober 2008 | 07:06 WIB
Perjuangan kami hampir mencapai titik kulminasi. Di ketinggian ini, langit sudah begitu dekat. Kami sudah nyaris sejajar dengan puncak-puncak salju di seberang sana. Tetapi justru di tempat ini, kaki semakin berat dan semangat menggebu-gebu tertekan oleh udara berat.
Thorung Pedi adalah desa tertinggi [...]
Arsip untuk Oktober, 2008
Titik Nol (60): High Camp
Diposkan dalam Catatan Perjalanan Seorang Backpacker, Nepal pada 24 Oktober 2008 | 1 Komentar »
Titik Nol (59): Vegetarian Seumur Hidup
Diposkan dalam Catatan Perjalanan Seorang Backpacker, Nepal pada 23 Oktober 2008 | Leave a Comment »
Catatan Perjalanan Seorang Backpacker
Titik Nol (59): Vegetarian Seumur Hidup
Nepal
Kamis, 23 Oktober 2008 | 01:16 WIB
Kabut mulai turun menyelimuti barisan pegunungan Annapurna III dan Gangapurna. Tak ada lagi yang tampak kecuali putih yang sempurna. Kami bertiga memutuskan untuk terus berangkat menuju puncak.
“Tak perlu kita memforsir tenaga,” kata Jörg, “kita sudah mengirit satu hari di Manang, hari [...]
Titik Nol (49): Sirkuit Annapurna
Diposkan dalam Catatan Perjalanan Seorang Backpacker, Nepal pada 9 Oktober 2008 | 1 Komentar »
Catatan Perjalanan Seorang Bakcpacker
Titik Nol (49): Sirkuit Annapurna
Nepal
Kamis, 9 Oktober 2008 | 06:07 WIB
Bagi sebagian besar turis asing, Nepal berarti gunung. Negeri ini memang mungil kalau dilihat secara horizontal. Dilihat dari sudut vertikal, Nepal berada dalam jajaran atas negara tertinggi di dunia.
Annapurna adalah serangkaian puncak Himalaya terletak di bagian barat Nepal. Annapurna I, puncak tertingginya [...]
Titik Nol (48): Istana di Puncak Bukit
Diposkan dalam Catatan Perjalanan Seorang Backpacker, Nepal pada 8 Oktober 2008 | Leave a Comment »
Catatan Perjalanan Seorang Bakcpacker
Titik Nol (48): Istana di Puncak Bukit
Nepal
Rabu, 8 Oktober 2008 | 08:29 WIB
Tentara Gurkha berasal dari kota perbukitan yang sunyi ini. Raja besar Nepal, Prithvi Narayan Shah, lahir di sini. Sekarang kota kecil Gorkha masih menjadi salah satu basis pertahanan penting Kerajaan Nepal.
Seperti Kathmandu, Bhaktapur, dan Patan yang masing-masing punya Durbar Square, [...]
Titik Nol (47): Pernikahan Seorang Kawan
Diposkan dalam Catatan Perjalanan Seorang Backpacker, Nepal pada 7 Oktober 2008 | 1 Komentar »
Catatan Perjalanan Seorang Backpacker
Titik Nol (47): Pernikahan Seorang Kawan
Nepal
Selasa, 7 Oktober 2008 | 07:51 WIB
Kami sampai di kota Gorkha, asal muasal nama tentara Gurkha yang termasyhur di seluruh dunia itu. Bukan untuk mencari pasukan, tetapi untuk menonton acara pernikahan.
Namanya Deepak. Umurnya seumuran dengan saya. Ia bicara bahasa Melayu patah-patah, tetapi lagak bicaranya seperti bos besar [...]
Titik Nol (46): Laporan Kehilangan
Diposkan dalam Catatan Perjalanan Seorang Backpacker, Nepal pada 6 Oktober 2008 | 1 Komentar »
Catatan Perjalanan Seorang Backpacker
Titik Nol (46): Laporan Kehilangan
Nepal
Senin, 6 Oktober 2008 | 07:41 WIB
“Sudahlah,” Lam Li menghibur saya yang masih bersedih gara-gara dompet yang tercopet, “Yang lalu biarlah berlalu. Percayalah, sekali kejadian buruk, serentetan keberuntungan akan menantimu. Bukan begitu?”
Lam Li menoleh ke arah dua pandita Rusia. Yang satu sibuk dengan butir-butir rudraksha dan satunya lagi [...]
Titik Nol (45): Dewi Hidup
Diposkan dalam Catatan Perjalanan Seorang Backpacker, Nepal pada 3 Oktober 2008 | Leave a Comment »
Catatan Perjalanan Seorang Backpacker
Titik Nol (45): Dewi Hidup
Nepal
Jumat, 3 Oktober 2008 | 07:33 WIB
Hari ini adalah hari keempat perayaan Indra Jatra. Kumari Devi, sang dewi hidup, akan memberikan pemberkatan bagi raja dan seluruh warga Kathmandu. Mozaik warna-warni Nepal membungkus Lapangan Durbar dalam gelora perayaan.
Tidak ada yang tahu pasti bagaimana kebiasaan menyembah dewi hidup di Nepal [...]