Perjalanan Ini Belum Selesai

Jumat, 18 Juli 2008 | 07:43 WIB

Agustinus Wibowo di Perbatasan Pakistan dan Afghanistan.

“HIDUP ini adalah sebuah perjalanan. Kita tidak tahu kapan perjalanan hidup kita akan selesai. Begitu pula saya tidak tahu kapan petualangan saya ini akan berakhir. Yang saya tahu, saya masih ingin terus melanjutkan petualangan saya. Masih ada banyak tempat yang ingin saya kunjungi,” tulis Agus dalam pesannya di Yahoo Messengger

Ya, cerita petualangan ini belum selesai. Kisah perjalanan Agustinus Wibowo, putra Lumajang, bukanlah sekadar kisah perjalanan seorang backpacker, tapi kisah perjalanan kehidupan itu sendiri. Dalam perjalanannya ia mendapat banyak pelajaran tentang kehidupan. Negeri mana lagi yang dikunjungi Agus? Pelajaran apalagi yang dipetiknya dari jalanan?

Nantikan serial berikutnya Kamis 31 Juli 2008. Kenapa 31 Juli, tanggalnya kok “nggantung” amat? Ini tanggal keramat dalam petualangannya.

***

Saya tercebur ke dalam sungai dari mata air Kailash. Sungai ini dalam dan arusnya kencang. Tubuh saya terseret terbawa arus. Tangan pemuda itu dengan cekatan menangkap saya yang terjatuh dari batu. Basah kuyup saya menaiki batu-batuan ini. Tangan kanan saya dituntunnya. Sekali lagi saya terpeleset, nyaris hanyut. Tetapi bocah gembala ini tak hilang keseimbangannya.


***


Entah saya sekarang berada di mana. Semuanya terasa aneh. Wanita tua yang duduk di samping saya tak banyak bicara. Kikuk sekali rasanya. Tempat apa ini? Sebuah rumah tanpa pintu di kompleks prostitusi? Apakah Jawad menuntun saya ke jalan menuju nikmat dan dosa?


***


Suasana kesedihan menggelayut. Para pria serempak memukuli dadanya. Anak-anak menyambitkan pisau tajam. Darah segar mengaliri punggung bocah-bocah kecil belasan tahun ini. Darah di mana-mana. Beberapa tetes terciprat ke wajah dan pakaian saya.

***


Wilayah ini tersembunyi dan terlupakan. Tak ada yang bisa diharapkan karena yang ada hanya tiga hal: amukan angin, hujan batu, dan kegelapan. Dingin menembus tulang, tetapi kehangatan rumah-rumahnya selalu terpahat di ingatan saya.

-Redaksi-

Agustinus Wibowo

sumber

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s